Hanya Debulah Aku

Lagu masa PraPaskah yang satu ini selalu membuat mata berair.

http://www.stafaband.info/download/mp3/h5bC74X0M4s.html

Entah karena kata-katanya yang menyentuh, atau karena teringat kunjungan ke Yayasan Triasih, panti untuk anak-anak tuna grahita di Kemanggisan. Kunjungan nya sendiri sudah cukup lama, setahun yang lalu. Salah satu dari anak-anak itu hanya bisa menyanyikan lagu “Hanya Debulah Aku” dan setiap mendengar lagu ini, selalu teringat kunjungan tersebut dan segala pemikiran yang timbul setelahnya:

1. Berterima kasih untuk kesehatan yang sekarang dimiliki

2. Penyesalan karena tidak cukup berterima kasih

3. Betapa kecilnya diriku, dibandingkan kemulianMu Tuhan.

Hanya debulah aku
Diatas kakiMu Tuhan
Hauskan titik embun
Sabda penuh ampunTak layak aku tengadah
Menatap wajahMu
Namun tetap ku percaya
Maha Rahim Engkau

Ampun seribu ampun
Hapuskan dosa-dosaku
Segunung sesal ini
Ku unjuk padaMu

Tak layak aku tengadah
Menatap wajahMu
Namun ku percaya
Maha Rahim Engkau

Ampun seribu ampun
Hapuskan dosa-dosaku
Segunung sesal ini
Ku unjuk padaMu

Tak layak aku tengadah
Menatap wajahMu
Namun ku percaya
Maha Rahim Engkau

 Pasir

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s